Wow… Peringkat Dunia UGM Naik!

Ilustrasi: Pihak UGM belum mengetahui faktor yang meningkatkan peringkat itu. Salah satu dugaan adalah meningkatnya kerja sama dan konferensi internasional UGM selama setahun terakhir.

Senin, 12 Oktober 2009 | 09:22 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Irene Sarwindaningrum

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Peringkat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, naik dalam daftar perguruan tinggi terbaik tingkat dunia menurut The Times Higher Education-QS World University (The-QS World University) .

UGM, yang tahun lalu berada di peringkat ke-316, berhasil menduduki peringkat ke-250 pada tahun ini. Adapun Universitas Indonesia berada di peringkat ke-201 atau naik dari peringkat ke-287 pada tahun lalu.

Perguruan tinggi lain di Indonesia yang tercatat dalam daftar 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia The-QS World University itu adalah Institut Teknologi Bandung. Namun, peringkatnya justru menurun dari ke-315 pada tahun lalu menjadi ke-351 pada tahun ini. Berada dalam urutan tiga besar, daftar yang diprakarsai oleh harian Inggris, The Times, ini adalah Harvard University (Amerika Serikat), University of Cambridge (Inggris), dan Yale University (Amerika Serikat).

Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM Suryo Baskoro mengatakan, pengumuman peringkat tersebut diterima pada Jumat (9/10). Kajian peringkat The-QS World University itu meliputi enam kriteria, yaitu kajian oleh kelompok bidang ilmu, kajian oleh pengguna lulusan, sitasi dosen, jumlah pengajar internasional, jumlah mahasiswa internasional, dan rasio dosen dengan mahasiswa.

Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat UGM Retno Sunarminingsih Sudibyo mengatakan, peringkat dunia bukanlah tujuan yang ingin dicapai UGM. ”Komitmen kami lebih pada percepatan peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Peringkat hanya pengakuan,” katanya di Yogyakarta, Minggu.

Retno mengatakan, pihaknya belum mengetahui faktor yang meningkatkan peringkat itu. Salah satu dugaan adalah meningkatnya kerja sama dan konferensi internasional UGM selama setahun terakhir.

Usaha untuk meningkatkan kerja sama dengan pihak luar negeri ini telah dimulai sejak UGM mencanangkan diri sebagai perguruan tinggi riset kelas dunia pada awal 2008. Untuk tujuan itu, UGM menganggarkan dana sebesar Rp 43 miliar pada 2008. Pada 2009 ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar Rp 77 miliar.

Saat ini perguruan tinggi berusia 60 tahun tersebut telah menjalin kerja sama dengan 340 perguruan tinggi atau lembaga dari luar negeri dan memiliki 900 mahasiswa asing yang berasal dari 54 negara.

Retno mengatakan, UGM juga meningkatkan penelitian serta kajian di bidang kearifan dan potensi lokal, seperti budaya, kesenian, flora, fauna, dan penyakit tropis. Hal ini karena kearifan dan potensi lokal itu dinilai sebagai keunikan yang tidak dimiliki negara lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: